Bangunlah…
Bangunlah wahai sahabatku
Angkat wajahmu, pandanglah pintu surga
Yang menantikan engkau selama ini.
Basulah mukamu dengan wudhu…
Takbirkan perubahan…
Layangkanlah do’a akan kesungguhnmu
Menggongcangkan bumi seisinya
Rukuk lah sahabatku…
Rukuklah atas kebenaran
Dan tendanglah kesewenang-wenangan
Yang berenang di air mata ibu pertiwimu
Sujudlah lah sahabatku…
Sujudlah atas karunianya.
Atas karunianya yang menanamkan pohon kesejahteraan
Dipundak anak cucumu…
Ucapkanlah salam sahabatku…
Atas keberanian sahatmu yang lain
Yang meneteskan darah terakhirnya
Untuk samudera susu
yang menunggu diselami
Bulukumba, 30 Juli 2013