Terlanjur…
Terlanjur terjadi
Keegoisan jiwa yang membara kecemburuan
Membakar kata cinta dibibirku
Meneriakkan kata perpisahan
Didalam buku harianku
Namamu terlukis indah
Senyunmu ang manis
Tingkahmu yang manja
Candamu yang lucu
Tinggal tersimpang dalam jiwa yang larah
Saat kita jalan berdua
Rumput-rumput bersua melantunkan
Lagu kasmaran
Oh indanya
Kisah-kisah berdua
Nostalgia yang indah
Dalam dekapan malam
Kini kerinduanku kugantungkan pada rembulan
Berharap bintang-bintang menyampaikan
Rinduku ini
Rindu yang Kini terikat dalam bayangmu
Untuk terkasih
Katangka, 1 september
2013